English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Thursday, February 24, 2011

, , » Negeri Yang Aneh, Penjahat & Teroris Jadi Idola

Negeri Yang Aneh, Penjahat & Teroris Jadi Idola

| Thursday, February 24, 2011 | 1 comments

Kadang saya tertawa geli dalam hati, kadang gelisah, kadang juga apatis melihat kondisi yang ada di sekitar kita. Khususnya melihat generasi muda - mudi Indonesia, bagaimana tidak? Bahkan media - media elektronik dan cetak seperti televisi, koran, radio, dan lain sebagainya yang seharusnya menjadi sumber penerang, malah sebaliknya menjadi sumber inspirasi dan penyesat.

Entah ini karena pola pikir masyarakat kita yang tidak paham karena mutu SDM-nya rendah, atau memang orang - orang kita terlalu kreatif & imaginatif. Saya tidak tahu....
Yang menjadi sorotan utama saya di sini adalah tentang fashion masyarakat sekitar kita, coba lihat para remaja hingga orang dewasa suka menggunakan jaket, topi, bordir yang menyertakan atribut - atribut Nazi contohnya. Dan anehnya, hal tersebut menjadi tren bertahun - tahun lamanya di kalangan kita.


Yang membuat saya risih dan apatis adalah mengapa mereka menggunakan jaket dan lain sebagainya yang menampilkan logo - logo dan simbol Nazi? Apakah mereka tidak tahu apa itu Nazi? Dalam 'benteng' ini, marilah kita bernostalgia dan sedikit belajar sejarah tentang yang disebut dengan Nazi.

Nazi adalah sebuah partai yang didirikan oleh salah seorang tokoh yang berpengaruh di dunia, dia adalah Adolf Hitler. Kata Nazi adalah singkatan dari Nationalsozialismus yang merupakan partai buruh berhaluan kanan di Jerman. Singkat kata, pada akhirnya partai ini menjadi semakin kuat dan dominan di Jerman pada waktu itu. Hingga dipuncak karirnya, sang pemimpin yaitu Adolf Hitler diangkat menjadi kanselir Jerman pada tahun 1933. Dan menobatkan diri sebagai penguasa yang tiada tandingan, dalam istilah Jerman disebut "Fuehrer"

Dengan jabatan yang diraihnya itu, Hitler bersama pasukannya berubah menjadi seorang yang diktator dengan ambisi untuk menyingkirkan lawan - lawan politiknya dengan cara yang radikal. Seperti meneror, membunuh, menyiksa, dan menculik mereka. Hingga menjadi biang kerok perpecahan dunia dengan dahsyatnya perang dunia ke-2.
Tidak hanya sampai disitu saja 'dosa' yang dia lakukan selama berkuasa, genocide (baca: kejahatan perang) merupakan pembantaian terhadap kaum Yahudi, Gypsy, dan orang - orang Rusia adalah contoh lain kebiadabannya. Hitler melakukan pembantaian tersebut karena menganggap mereka adalah musuh - musuh negara yang pantas dihabisi. Hitler juga mendoktrin dirinya dan bangsa Jerman adalah keturunan langsung dari ras Arya, yang menganggap ras tertinggi didunia, bahkan menganggap ras lain adalah binatang.

Dari sisi di atas, sudah jelas siapa sebenarnya Adolf Hitler tersebut. Peranan dan kontribusi negatifnya terhadap dunia, dan kejahatan - kejahatan yang pernah dilakukannya. Pantaskah manusia terkutuk seperti Hitler dijadikan idola dan panutan??

Kembali pada topik pembicaraan kita, dengan kenyataan demikian janggal rasanya jika kita tetap mengenangnya meskipun hanya lewat simbol - simbol dari kebudayaan Hitler. Hal inilah yang tidak sepantasnya kita jadikan tren berbusana. Seharusnya kita mencantumkan simbol - simbol dan menjadikan orang yang benar sebagai idola dan panutan, bukan malah sebaliknya menjadikan si 'iblis' Hitler sebagai kebanggaan.

Lain lagi dengan tokoh yang belakangan ini menjadi idola aneh masyarakat, yaitu Gayus Tambunan. Seseorang yang benar - benar tidak pantas ditiru, seorang penggelap pajak, manipulator hukum negara ini, penjahat negara, atau apalah julukan yang pas buatnya (baca posting saya sebelumnya). Keluar masuk penjara sesuka hatinya, berkeliaran dengan status tahanan hanya untuk menonton pertandingan Tenis atlit idolanya. Kemudian menyembunyikan identitas dengan mengubah nama di paspor menjadi Sony Laksono dan menyamarkan wajahnya dengan wig. Itulah salah satu penjahat 'kecil' berkaliber 'kelas kakap' yang mampu mengobrak - abrik sistem hukum yang rapuh di negara Indonesia ini.

Lucu sekali, penyamaran Gayus Tambunan menjadi fashion trend bagi masyarakat, dengan meniru model wig-nya. Terlebih lagi media televisi ikut andil mempromosikan gayanya tersebut. Rasanya negara ini sudah kehilangan akal sehat untuk menentukan mana yang layak dicontoh dan mana yang tidak...
Oh, negaraku... bagaimana kau bisa bangkit dan maju jika rakyatmu memiliki cara pandang dan pola pikir seperti itu. Penjahat dan teroris kok malah jadi idola... Sungguh bodoh.



Artikel Terkait Lainnya



Digg Technorati del.icio.us Stumbleupon Reddit Blinklist Furl Spurl Yahoo Simpy

1 comments:

Arifin said...

sungguh negeri yang 'gila'...

:)) :)] ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment

Silakan Berkomentar Di Sini Dengan Syarat :
1. Komentar anda tidak menyinggung SARA
2. Berikan komentar yang membangun, bukan yang semena-mena
3. Tersenyumlah sambil mengetikkan 'comment'


Bagi yang hanya sekedar 'blogwalking' di sini, silakan tinggalkan keterangan web title dan URL anda.

Hormat Saya,
Arifin

 

Recent Post

Random Post

Send Free SMS

© Copyright 2011. bqychodtz.blogspot.com . All rights reserved | bqychodtz.blogspot.com is proudly powered by Blogger.com | Special Thanks To o-om.com - zoomtemplate.com